MotoGPOlahraga

Stoner Kagumi Kelebihan Bagnaia Dalam Rivalitas Sengit MotoGP

BANDARJITU.NEWS – Casey Stoner menjadi penggemar berat Francesco Bagnaia, yang menggantikannya dengan membawa juara MotoGP kembali ke Ducati.

Orang pertama yang membawa Ducati meraih gelar juara MotoGP, Casey Stoner harus menunggu 15 tahun sebelum melihat pabrikan Italia itu menemukan penggantinya. Valentino Rossi berusaha dengan sia-sia, Andrea Dovizioso meningkatkan level tetapi tak mampu mengatasi Marc Marquez. Secercah harapan muncul setelah Bagnaia datang.

Sementara itu, wajah kejuaraan telah berubah secara radikal. Inilah yang membangkitkan kekaguman terbesar dari Stoner, yang menggarisbawahi betapa ketatnya persaingan saat ini di antara 20 atau lebih pembalap yang bersaing di lintasan.

“Jelas sangat berbeda bagi Pecco dibandingkan dengan saya. Kami tidak terduga, tidak ada yang menyangka kami akan memenangkan kejuaraan,” jelas pembalap asal Australia ini dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh situs resmi MotoGP.

“Kami sangat beruntung tahun itu, semuanya berjalan sesuai keinginan kami,” lanjut Casey Stoner mengenang musim 2007. “Sekarang semua orang memiliki kesempatan untuk menang dengan hampir semua motor dan semua pabrikan di kejuaraan, dan itu sangat mempersulit tugas Pecco.

“Bagi saya, Pecco benar-benar melakukan pekerjaan yang fantastis, dalam momen sangat sulit di MotoGP, mengingat besarnya tekanan dan jumlah orang yang bisa menang.”

Stoner menyambut baik pilihan penggantinya untuk memilih nomor satu, yang dulu dipakainya.

“Seperti sebuah hal yang tabu untuk mengenakan nomor satu, namun saya percaya bahwa ketika Anda menjadi Juara Dunia, Anda harus memakainya dengan penuh kebanggaan,” ucapnya.

Di pertengahan musim saat mempertahankan gelarnya, rider Italia membuktikan bahwa ia pantas mengenakan nomor satu, dengan memimpin 62 poin dalam klasemen.

“Saya rasa apa yang telah ia lakukan sepanjang tahun ini sudah lebih dari cukup,” ujar Stoner. “Kesalahan terkadang bisa terjadi saat Anda menyerang. Seperti yang sudah dikatakan, ada banyak motor, pabrikan dan rider yang mampu menang saat ini.

Baca Juga  Akankah langkah Marc Marquez membantu Honda mendapatkan konsesi?

“Itu membuat persaingan menjadi sangat ketat di papan atas. Terlepas dari kesalahannya di Amerika, yang sangat kecil, saya rasa Pecco sudah cukup sempurna musim ini.”

Sumber  : https://id.motorsport.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *