PolitikUnggulan

Respons Jokowi soal Data Alutsista dan Pertahanan yang Disorot Di Debat

BANDARJITU.NEWSDebat calon presiden yang berfokus pada isu pertahanan sudah berlangsung pada 7 Januari 2024 kemarin bertempat di Istora Senayan, Jakarta. Masing-masing capres, baik itu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo berusaha menguasai tema yang diberikan saat itu, yakni terkait isu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.

Terkejut Jokowi Komentari Debat Capres, Anies: Biar Publik yang Menilai

Saat arena debat membahas soal data alat utama sistem senjata tentara nasional Indonesia (alutsista), argumen dari masing-masing paling banyak mendapat sorotan publik Tanah Air. Lantaran,  calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan meminta agar Prabowo membuka soal data-data tentang pertahanan dan alutsista dalam forum terbuka.

Momen tersebut tak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dia pun baru-baru ini memberi tanggapannya. Menurut Jokowi tidak semua data alutsista dan pertahanan negara yang bisa diungkap secara gamblang di ruang publik. Ada hal-hal yang perlu dirahasikan karena menyangkut strategi besar negara.

Sementara itu, berita terpopuler kedua yang tak kalah menyita perhatian pembaca Liputan6.com, pada Senin, 8 Januari 2024 kemarin terkait gempa di wilayah Tuapejat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, lindu terjadi pada Senin sore, pukul 16:51:32 WIB.

Saat diguncang gempa bemagnitudo 5,3, wilayah Padang dan Tuapejat ikut merasakan getarannya. Masing-masing dalam skala III dan II-III MMI (Modified Mercalli Intensity). Meski begitu lindu dilaporkan BMKG tak berpotensi tsunami.

Berita gempa yang terjadi disejumlah wilayah Indonesia kembali menjadi sorotan. Selain Tuapejat, Sumbar, ada tiga wilayah lain yang juga digetarkan gempa, pada Senin 8 Januari kemarin.

Kabupaten Garut bermagnitudo 2,7, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh dengan magnitudo 4,4, dan Kabupaten Sumedang dengan magnitudo 3,1.

Jokowi: Jika Berkaitan dengan Pertahanan dan Alutsista Nggak Semua Bisa Dibuka Kayak Toko Klontong

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal data alutsista dan pertahanan yang sempat menjadi sorotan dalam debat calon presiden atau debat capres pada Minggu, (7/1/2023).

Baca Juga  Terima Dukungan Relawan Projo

Jokowi menyebut, bahwa data alutsista maupun pertahanan ada yang bisa terbuka, tetapi lebih banyak yang mesti dirahasiakan.

“Yang berkaitan dengan pertahanan, yang berkaitan dengan keamanan negara, yang berkaitan dengan alutsista itu ada yang bisa terbuka tapi banyak yang memang harus kita rahasiakan,” kata Jokowi di sela kunjungan kerjanya di Serang, Banten, Senin (8/1//2023).

Jokowi menyatakan, strategi besar negara tidak semuanya bisa dibuka. Menurutnya, rahasia negara bukan seperti toko kelontong.

“Karena ini menyangkut strategi besar negara gak bisa semua dibuka kaya toko kelontong nggak bisa,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam debat capres semalam, calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan meminta agar Prabowo membuka soal data-data tentang pertahanan dan alutsista dalam forum terbuka.

“Ini bukan soal pribadi, ini soal negara, ini soal policy, penjelasannya ya di tempat ini, bukan di ruang-ruang tertutup yang tidak diketahui oleh publik. Justru kalau bapak ketahui datanya salah, tunjukkan di tempat ini. Sehingga publik bisa mengetahui, bukan dalam pertemuan-pertemuan lain yang tidak jelas dari mana kita bisa menilai akurasinya,” ungkap Anies.

Dia pun menuturkan, jika semua data tidak ditunjukkan, maka fakta yang disampaikan Anies dan Ganjar adalah benar.

Sumber : Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *