HighlightsPolitik

Prabowo: Dalam Sepakbola Kami Adalah Klubnya Pak Jokowi

BANDARJITU.NEWS – Kampanye Prabowo di Blitar cukup meriah. Di depan 5.000 petani penggarap perhutanan, capres nomor urut 02 ini berpesan agar mereka tidak menyia-nyiakan Pemilu, karena itulah momen kekuasaan rakyat untuk memilih pemimpin.

Berpidato tanpa teks lebih dari 15 menit, Prabowo banyak mengurai keberhasilan pembangunan yang dirasakan masyarakat Indonesia. Meski begitu Ketum Gerindra itu mengakui pemerintah belum mampu menyejahterakan rakyat meski sudah berupaya. Misalnya petani yang diminta kerja, kerja, kerja tetapi masih luput dan jauh dari kesejahteraan.

Pada momen Pemilu 5 tahun sekali inilah, Prabowo menegaskan, sudah saatnya rakyat yang berkuasa dengan memilih pemimpinnya. Untuk itu Prabowo meminta masyarakat cerdas memilih pemimpin Indonesia ke depan. Karena jika salah memilih maka bangsa Indonesia 5 tahun ke depan tak akan ada kemajuan.

“Pendiri bangsa kita telah merancang sebuah negara yang berbentuk republik. Bukan kerajaan. Di Republik ini artinya rakyat yang berkuasa. Rakyat yang memilih wakil untuk menjalankan kekuasaan bagi rakyat. Kalau rakyat salah memilih wakil, jangan mengeluh kalau kehidupan rakyat kurang baik,” ujarnya di Blitar, Minggu (17/12/2023).

Prabowo mengatakan pada hari-H pemilihan umum, tidak ada orang kaya dan orang miskin. Tidak ada petani dan tidak ada jenderal. Karena masing-masing punya hak yang sama. Satu orang satu suara. Di bilik suara tersebut juga tidak ada profesor, tidak ada konglomerat, bahkan tidak ada tukang bakso.

“Ingat di TPS satu orang satu suara. Jadi jangan sia-siakan kekuasaan yang ada di tangan anda. Nasib anak cucu anda akan ditentukan untuk lima tahun ke depan,” tegasnya.

Setelah itu Prabowo menegaskan bagaimana dirinya dicalonkan oleh 9 partai yang mengusungnya untuk menjadi calon presiden bersama Gibran Rakabuming, putra sulung Joko Widodo sebagai calon presiden. Prabowo pun menerima pencalonan oleh 9 parpol dalam Koalisi Indonesia Maju. Yakni Partai Demokrat, Golkar, PAN, Gerindra, PBB, Gelora, Partai Garuda,.PSI dan Partai Prima.

Baca Juga  Jokowi Bertemu SBY Di Istana Bogor

“Kalau dalam sepakbola kami adalah klubnya Pak Jokowi. Seperti saudara ketahui, dua kali Pilpres saya lawannya Pak Jokowi. Oh tidak… tidak saya ralat. Saya pesaing, rival. Tapi bukan lawan. Saya lama berkawan dengan Pak Jokowi,” katanya.

Menurut Prabowo, di Indonesia ini persaingan dalam politik boleh terjadi. Namun tidak boleh bermusuhan. Karena menurutnya semua insan di Tanah Air ini adalah anggota keluarga besar Republik Indonesia. Dan rakyat Indonesia menginginkan semua pemimpinnya rukun.

“Jadi saya dan Gibran Rakabuming Raka pertama sudah membuat suatu program yang sudah lengkap. Akan melanjutkan apa yang sudah dibangun dan dirintis oleh Presiden sebelumnya, Pak Jokowi. Setelah saya masuk pemerintahan, saya tahu, semua program Pak Jokowi adalah semua untuk menyejahterakan rakyat. Terutama rakyat kaum bawah,” pungkasnya.

 

 

 

 

SUMBER : DETIK.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *