HighlightsMinggu IniViral

Memanas! Hizbullah Serang Tentara Israel Pakai Drone-Rudal

BANDARJITU.NEWS – Kelompok Hizbullah yang bermarkas di Lebanon, mengklaim telah menargetkan tentara Israel dalam rentetan serangan terbaru di perbatasan kedua negara. Hizbullah menyebut kelompoknya menyerang tentara Israel dengan menggunakan drone, artileri dan rudal pada Senin (20/11) waktu setempat.

Perbatasan antara Lebanon dan Israel menjadi lokasi serangan lintas perbatasan setiap harinya sejak perang berkecamuk antara Tel Aviv dan Hamas pada 7 Oktober lalu, saat militan bersenjata Hamas secara mengejutkan menyerang Israel bagian selatan.

Hizbullah dalam pernyataannya menyebut para petempurnya menargetkan tentara Israel di sebelah barat Kiryat Shmona, Israel bagian utara, ‘dengan tiga drone tempur’. Disebutkan juga bahwa para petempur Hizbullah menargetkan pasukan Israel di area yang sama dengan tembakan artileri.

Dalam pernyataannya, Hizbullah mengklaim serangan-serangan tersebut merupakan ‘serangan yang mengenai langsung’ target-targetnya.

Hizbullah, dalam pernyataan pada Senin (20/11) waktu setempat, menyebut pihaknya meluncurkan ‘rudal-rudal Burkan’ terhadap sebuah barak militer Israel.

Secara terpisah, militer Israel melaporkan bahwa ‘tiga UAV (drone) teridentifikasi menyerang di dekat’ sebuah pos militernya, tanpa disebutkan lebih jelas lokasinya. Hanya disebutkan oleh militer Israel bahwa ‘tidak ada laporan korban luka’ akibat serangan itu.

“Sebanyak 25 peluncuran teridentifikasi dari Lebanon menuju ke beberapa lokasi yang berdekatan dengan perbatasan,” sebut militer Israel dalam pernyataannya.

Dilaporkan juga oleh militer Israel bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil ‘mencegat sejumlah peluncuran dan sisanya jatuh di area-area terbuka’.

Sebagai respons atas serangan Hizbullah, militer Israel melancarkan serangan balik ke posisi Hizbullah. “Tank-tank, jet tempur, dan sebuah helikopter menyerang infrastruktur teror Hizbullah di Lebanon,” demikian pernyataan militer Israel.

Dalam pernyataannya, militer Israel juga mengklaim pasukannya menyerang para petempur yang berusaha menembakkan ‘rudal anti-tank’ wilayah di Lebanon bagian selatan.

Baca Juga  "Serangan Terbaru Hamas Mengguncang Israel, 'Gerbang Neraka' Terbuka"

Aksi saling serang di perbatasan Israel dan Lebanon semakin meningkat sejak perang pecah di Jalur Gaza, dengan militer Tel Aviv melancarkan pengeboman dan operasi darat untuk menumpas Hamas.

Israel bersumpah untuk menghancurkan Hamas sejak serangan 7 Oktober yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.200 orang dan membuat lebih dari 240 orang lainnya disandera. Imbas gempuran tanpa henti Israel terhadap Jalur Gaza, menurut otoritas kesehatan setempat, telah menewaskan lebih dari 13.000 orang.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan bulan ini bahwa kelompoknya, yang merupakan sekutu Hamas, menggunakan senjata baru termasuk rudal Burkan untuk melawan Israel. Diklaim bahwa rudal Burkan mampu membawa ‘muatan seberat 300-500 kilogram’ saat diluncurkan.

Nasrallah dalam pernyataannya juga mengklaim bahwa kelompoknya menggunakan drone tempur untuk pertama kalinya dan menerbangkan drone pengintai jauh ke dalam wilayah Israel.

Sedikitnya 90 orang tewas di kubu Lebanon sejak serangan lintas perbatasan meningkat bulan lalu. Sebagian besar yang tewas merupakan petempur Hizbullah dan sekitar 10 korban tewas di antaranya merupakan warga sipil.

Di kubu Israel, menurut otoritas setempat, sedikitnya enam tentara dan tiga warga sipil tewas akibat serangan lintas perbatasan.

 

 

 

 

SUMBER : DETIK.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *